Festival pemuda adalah kegiatan kepemudaan berskala nasional di bawah naungan Yayasan Harapan Pemuda Indonesia (YHPI) yang mempertemukan 340 pemuda-pemudi terbaik dari 34 provinsi yang ada di Indonesia. YHPI merupakan Yayasan yang bergerak di bidang sosial kepemudaan serta kemanusian yang didirikan pada tanggal 10 Januari 2019. Sebelum resmi berdiri pada Januari 2019 YHPI sebelumnya telah menyelenggarakan acara silahturahmi para pemuda lintas iman dan budaya dari Sabang sampai Marauke dengan jumlah peserta sekitar 11.500 orang yang terdiri dari perwakilan mahasiswa dan juga siswa di Sukabumi Jawa Barat pada 2018, inilah kegiatan festival Pemuda yang pertama.
YHPI berkomitmen untuk senantiasa menyuarakan semngat kepemudaan, perdamaian, toleransi serta tenggang rasa antar umat manusia dalam lintas budaya serta lintas agama khususnya di bumi nusantara, Indonesia. YHPI ingin mendorong pemuda untuk menjadi instrument yang dapat mengisi ruang publik dengan perdebatan gagasan, ragam kreasi dan lontaran pikiran untuk pembangunan multiperspektif demi memberikan gagasan terbaik untuk negeri.
Muntaz Soraya mahasiswi jurusan Biologi, Universitas Bangka Belitung ikut berpartisipasi sebagai Delegasi Kepulauan Bangka Belitung dalam Festival Pemuda 2019 di Bandungan, Semarang.
Perjalanan Muntaz bisa sampai menjadi Delegasi Kepulauan Bangka Belitung diawali dengan mengikuti seleksi Essay dengan Tema yang diangkat yaitu Lingkungan Hidup. Seleksi essay dilakukan oleh Panita Pusat Festival Pemuda 2019 yang dipilih per Wilayah Delegasi.
Dipilih 10 mahasiswa dengan essay terbaik di setiap provinsi. Dan essay nya terpilih dalam 10 essay terbaik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Pada Festival Pemuda 2019 projek proposal yang diangkat dari permasalahan lingkungan provinsi kepulauan oleh para Pemuda nya masuk nominasi 2 besar dari 34 provinsi. Festival pemuda 2019 yang dilaksanakan pada tanggal 13-18 Oktober 2019, di Bandungan Semarang, Jawa Tengah.
Keberhasilan delegasi pemuda Babel yang terdiri dari sepuluh mahasiswa universitas Bangka Belitung (UBB) dan satu orang dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) SAS Babel, dengan mengusung project proposal yakni, Biodeversity project : Revitalisasi sungai upang sebagai upaya pengembangan potensi lokal di tanah bawah.
Kepala dinas kepemudaan dan olahraga provinsi kepulauan Bangka Belitung, Suharto, melalui Kepala bidang pemberdayaan dan pengembangan kepemudaan diskepora Babel, Ferdian Hermawan Loebis, mengatakan, Festival Pemuda 2019 diikuti delegasi pemuda dari 34 provinsi se-Indonesia, jelasnya, Minggu (13/10/2019), melalui pesan WhatsApp.
"Delegasi pemuda babel terdiri dari sepuluh orang mahasiswa, mereka mewakili Babel dan siap menyukseskan festival pemuda 2019,”ujar Ferdian biasa akrab disapa Bob.
kegiataan festival pemuda akan diawali dengan Kemah Kebangsaan yang bertempat di Green Valley, Bandungan, Kabupaten Semarang Jawa tengah. adapun tema festival pemuda 2019 yakni “Mengintensifkan Peran Pemuda dalam Merajut Kebhinekaan untuk Perdamaian, Persatuan dan Kesejahteraan” dengan tagline, ayo #TunjukkanKontribusimu.
"Alhamdullilah, delegasi Babel berhasil masuk urutan kedua project proposal terbaik se-Indonesia,” ungkap Bob.
Setiap provinsi diberikan kesempatan untuk mempresentasikan proposal projectnya di hadapan juri profesional dan seluruh delegasi se- Indonesia

Foto : Muntaz Soraya di Green Valley setelah mengikuti seminar kebangsaan
Muntaz juga berharap setelah mengikuti Agenda ini, dapat memberikan inspirasi dan kontribusi nyata di Kalangan Pemuda agar senantiasa memberikan kontribusi positif dan membangun bagi Negeri ini. Banyak kegiatan yang akan dilaksanakan seperti Presentasi lomba cipta karya mahasiswa tingkat Nasional, pameran Bakul Kuliner Nusantara, Malam Bhineka dan masih banyak lagi.
Pemerintah Provinsi Bangka Belitung sangat mendukung kegiatan ini dan para delegasi didukung oleh dinas-dinas terkait untuk membawa produk khas Bangka Belitung dan menampilkan pakaian adat serta kesenian provinsi Bangka Belitung.”Saya sangat mendukung adik-adik mahasiswa ini semoga dapat membawa nama baik provinsi Babel sekaligus memperkenalkan kebudayaan daerah Bangka Belitung. “ujar gubernur Babel pada pertemuan pada rabu, 9 Oktober 2019 tahun lalu.